Saat ini adalah masa-masanya petani sawit menikmati hasil panen buah sawitnya. Karena dengan harga yang mendekati angka 2000-an untuk sawit plasma, dan sekitar 1550-1600-an untuk petani swadaya, para petani akan memperoleh hasil yang lumayan besar. Selain harga yang sedang bagus, sekarang ini adalah masa dimana pohon sawit sedang menghasilkan banyak buah, atau istilahnya sedang banjir buah. Tentunya dengan adanya dua hal tersebut, yaitu harga yang bagus dan sedang banjir buah petani akan memperoleh hasil yang cukup banyak.
Musin banjir buah ini kemungkinan akan terus dinikmati petani sawit hingga bulan februari 2017. Setelah itu tiba masanya bagi pohon sawit untuk membentuk bunga yang akan menjadi buah sawit kelak. Masa-masa pembentukan bunga ini akan menyebabkan menurunnya buah matang yang bisa dipanen. Saat itulah biasanya akan disebut dengan masa trek, atau jarang buah sawit. Nah, dimasa seperti ini petani sawit harus sedikit mengencangkan ikat pinggangnya, terutama bagi petani yang memiliki kebun sawit yang tidak luas.
Masa-masa banjir buah ini harus dimanfaatkan sebaik-baik bagi petani sawit. Sebisa mugkin harus menghindari gaya hidup konsumtif dan harus mengutamakan memperbanyak tabungannya. Biar kelak bisa memarkir honda brio di teras rumah cash tanpa kredit, heheheheee.... dan bagi petani yang sudah terlanjur hutang duit di bank, semoga dengan banjir buah ini bisa membuat nafas sedikit lega. Semoga diberi rizki yang cukup untuk melunasi semua hutang dan mencukupi semua kebutuhannya. Amiin.
Dan inilah harga TBS plasma untuk periode 30 november-06 desember 2016.
1. Umur 24 tahun = Rp. 1915,91
2. Umur ≥ 25 tahun = Rp. 1837,94
Sawit swadaya untuk harga toke berkisar Rp. 1500-1650. Tergantung wilayah dan tentu saja tergantung sang toke juga....
And thanks so much to uncle J. Sitorus for the updating the TBS price.


