Setelah bertahun-tahun harga karet
anjlok, angin segar sedikit menghampiri para petani karet. Berdasarkan
penutupan perdagangan pada selasa 10-11-2016 untuk kontrak april 2017
(market.bisnis.com) di Tokyo
Commodity Exchange meningkat 1,44% atau 2,7 poin menuju 189,8 yen (US$1,81) per
kilogram. Memang ini masih jauh dari harapan para petani karet. Normalnya harga
karet adalah sekitar US$2-US$3 per kg.
Pohon Karet (www.rainforest-alliance.org)
Selain
dikarenakan mulai datangnya musin hujan diwilayah asia tenggara, yang biasanya
menyebabkan produksi karet menurun, kenaikan ini juga disebabkan oleh beberapa
faktor.
Faktor
kedua yang menyebabkan harga karet naik pada bulan ini yaitu meningkatnya
penjualan mobil di cina. Karet merupakan bahan utama untuk membuat ban,
sehingga dengan meningkatnya penjualan mobil hal ini mempengaruhi permintaan akan karet
sebagai bahan baku pembuat ban.
Memang
penyebab turunnya harga karet yang paling pokok karena jatuhnya harga karet dunia disebabkan penurunan
harga minyak dunia. Karena karet
sintentis yang merupakan pesaing karet alam menggunakan bahan baku minyak.
Kalau sudah seperti itu kita yang jadi bingung, disatu sisi kita mengharapkan harga karet yang tinggi tapi jangan diikuti oleh naik harga minyak dunia. karena kalau harga minyak dunia naik, otomatis harga bahan bakar di Indonesia juga ikutan naik.
0 komentar
Posting Komentar